Minggu, 27 September 2009

Resep Membuat Roti

Sebelum melangkah pada resep pembuatan roti, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu peralatan maupun bahan-bahan yang digunakan.

Peralatan :

Timbangan : Ada banyak jenis timbangan, pilihlah yang akurat, dimana angkanya mudah terbaca dan gerakan jarum penunjuknya benar dan stabil. Atau, jika ingin lebih akurat, Anda bisa menggunakan timbangan digital. Tanpa timbangan yang akurat, roti yang dihasilkan tidak dapat seperti yang diharapkan.

Mixer : Umumnya ada 2 macam yaitu hand mixer dan stand mixer. Hand mixer bekerja dengan cara dipegang dengan tangan. Sedangkan stand mixer sendiri dilengkapi dengan wadah adonan yang bisa berputar dan penyangga yang semuanya menyatu dengan mixernya. Untuk membuat roti pilih baling - baling yang bentuknya spiral.

Gelas Ukur : Digunakan untuk mengukur bahan cair seperi air atau susu cair. Tempatkan gelas ukur diatas permukaan yang datar. Pada gelas ukur biasanya ada tulisan cup, cc atau ml. Untuk mengukur cairan gunakan cc atau ml.

Sendok Ukur : Fungsinya hampir sama dengan gelas ukur. Sendok biasa tidak dapat dijadikan ukuran yang standar. Gunakan sendok ukur bila diperlukan. Sendok ukur dapat dibeli di toko bahan-bahan kue.

Spatula : Ukuran spatula bermacam-macam sesuai kebutuhannya. Biasanya terbuat dari bahan plastik dan karet yang fleksibel. Digunakan untuk mengaduk adonan setelah dikocok dengan mixer dan untuk memindahkan adonan.

Oven : Oven yang digunakan bisa oven gas atau oven listrik. Jika tidak ada keduanya, bisa juga menggunakan oven yang terbuat dari seng yang dipanaskan diatas kompor. Setiap jenis dan merek oven memiliki sifat yang berbeda, oleh karena itu kenali dengan baik oven Anda. Misalnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mecapai suhu tertentu.

Rak Pendingin : Digunakan untuk mendinginkan atau mengeluarkan semua udara dalam cake setelah keluar dari loyang pembakaran.

Kertas : Ada baiknya gunakan kertas khusus alas roti. Hal ini untuk memudahkan mengeluarkan roti setelah di panggang dalam oven. Ukuran tergantung dari besar kecil loyang atau cetakan.

Kuas : Bentuk dan ukuran kuas bervariasi. Digunakan untuk mengoles loyang dengan margarin atau minyak.

Rolling Pin : Terbuat dari kayu atau kombinasi marmer dan kayu. Fungsi dari alat ini adalah untuk menipiskan dan mengeluarkan udara pada adonan roti yang telah mengembang.

Bahan-Bahan :

Tepung : Pada umumnya tepung terigu merupakan tepung yang paling sering digunakan untuk membuat roti, karena kandungan proteinnya cukup tinggi. Saat diadoni, protein akan berubah menjadi gluten yang kemudian akan memberi tekstur yang bagus pada roti. Jadi, makin tinggi proteinnya, makin bagus pula roti yang dihasilkan. Tapi tak jarang pula, untuk mendapatkan roti yang lembut, banyak para baker mencampurkannya dengan tepung terigu protein sedang.

Ragi : Bahan pengembang yang paling popular untuk roti ini, ada 3 jenis yakni : Ragi basah, aromanya lebih tajam sehingga roti yang dihasilkan lebih khas baunya. Jarang digunakan pada pembuatan roti. Ragi kering, kurang umum digunakan, karena harus dilarutkan dalam air terlebih dahulu. Ragi instan, lebih praktis penggunaannya. Mudah larut dalam adonan. Umum digunakan untuk pembuatan adonan roti.

Gula : Digunakan sebagai makanan ragi, sehingga proses fermentasi ragi menjadi lebih sempurna. Dan juga membuat warna roti lebih cokelat. Jenis gula yang dapat digunakan dalam adonan roti adalah : gula pasir, brown sugar, madu atau sirup gula.

Garam : Memperkuat rasa, memberikan rasa asin dalam hasil olahan. Mengontrol proses fermentasi ragi agar tidak berlebihan.

Telur : Berfungsi sebagai emulsifier (pelembut) dan pemberi warna pada hasil adonan.

Lemak : Yang sering digunakan adalah margarin atau mentega, khusus roti Italia biasanya menggunakan minyak salad. Bahan ini akan membuat roti lebih kaya rasa dan juga lebih lembut.

Cairan : Bisa menggunakan air ataupun susu cair, karena fungsinya sama - sama melembutkan roti. Lebih baik gunakan cairan dingin, karena membantu mempercepat pengkalisan adonan. (Sumber : Tabloid Lezat/Dv).
 

Copyright © 2009 by kerupuk ikan, kerupuk, camilan, snack, keripik, oleh-oleh